Senin, 31 Juli 2017

Solid Gold | Korea Utara Lepas Rudal Mengarah ke Jepang

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe mengatakan Korea Utara melepas, apa yg diyakini sbg rudal, ke arah laut wilayah Jepang.



Shinzo Abe, mengatakan pemerintah sedang menyelidiki lebih jauh akan kabar peluncuran rudal itu, yg ditengarai terjadi sekitar tengah malam Jumat.

Kabar ini kemudian disikapi Abe dgn segera mengadakan rapat penting dgn bagian pertahanan & keamanan Jepang.

"Saya menerima informasi bahwa Korea Utara sekali lagi melepaskan sebuah rudal," ujarnya.

"Kami akan segera menyelidiki lebih jauh informasi ini & melakukan apa yg bisa kami lakukan untuk melindungi keamanan warga Jepang."

Belum dipastikan rudal jenis apa yg telah diluncurkan Korut.

Pada 4 Juli lalu, Korut telah memicu kekhawatiran dunia ketika mereka melakukan uji coba peluncuran rudal balistik kali pertama.

Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga mengatakan rudal itu terbang melintasi sekitar 45 menit & tampak mendarat di perairan area ekonomi ekslusif Jepang, akan tetapi belum ada laporan kerusakan.

Suga menambahkan peluncuran rudal itu tidak dapat diterima & melanggar resolusi PBB, & mengatakan Jepang telah menyampaikan protesnya setegas mungkin.

Terkait kabar ini, radio Jepang, NHK jg mengungkapkan petugas telah memberi peringatan keamanan bagi moda transportasi kapal & penerbangan.

Juru bicara Pentagon Letnan Kolonel Christopher Logan mengkonfirmasi bahwa AS mendeteksi adanya peluncuran rudal balistik dari Korea Utara.

Baca Juga : Sejarah Berdirinya Negara Israel | Solid Gold

"Kami baru-baru ini mengakses semua data & kami akan memberikan informasinya segera," tambah dia.

Awal pekan ini, pemerintah AS mengatakan mereka jg telah mendeteksi adanya persiapan untuk peluncuran rudal baru, yg mereka pikir merupakan rudal jarak menengah atau ICBM, yg jg disebut KN-20 atau Hwasong-14.

Kepala negara Korut, Kim Jong Un, yg secara personal mengawasi peluncuran perdana misil pada 4 Juli lalu menggambarkan itu sbg hadiah untuk 'Amerika bangsat'.

Militer AS telah memperkirakan akan adanya rudal yg diluncurkan pada Kamis, yg bertepatan dgn peringatan hari jadi ke-64 tahun penandatangan kesepakatan angkatan bersenjata Korut.

Uji coba rudal ini meningkatkan ketegangan di kawasan sekitarnya, membuat AS, Jepang & Korea Selatan berhadapan dgn China, sekutu Korut.

Setelah uji coba, AS memberikan dorongan pada PBB agar lebih tegas akan sikap Korut.

Secara keseluruhan, PBB pernah memberikan setidaknya enam sanksi pada Korut sejak uji coba rudal pertama mereka pada 2006.

Dua resolusi yg diadopsi tahun lalu secar signifikan mempertegas sanksi yg diberikan.

(Prz - Solid Gold)

0 komentar :

Posting Komentar