Senin, 18 September 2017

Solid Gold | Desa Ini Buat Kode QR Raksasa dari Pohon, Apa Fungsinya?



Solid Gold Berjangka : Xilinshui - Jika dilihat sepintas, gambar tersebut terlihat seperti labirin biasa. Namun bagi beberapa orang, foto tersebut langsung mengingatkannya akan kode QR atau dikenal dengan QR code.

Kode QR raksasa itu terdapat di Desa Xilinshui yang terdapat di provinsi Hebei, China. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan akan Xilinshui bagi orang-orang yang melihat dan memindai kode raksasa itu.

Dikutip dari BBC, Sabtu (16/9/2017), kode QR tersebut terbuat dari 130.000 pohon juniper China dan bisa dipindai dari ketinggian dengan menggunakan ponsel.

Tidak diketahui dengan jelas berapa ketinggian yang dibutuhkan seseorang untuk dapat memindai kode QR itu. Namun, pengunjung yang berhasil memindainya akan terhubung ke akun parwisata desa di WeChat -- media sosial yang terkenal di China.

Menurut laporan South China Morning Post, kode tersebut memiliki panjang masing-masing sisi 227 meter dan tinggi pohonnya berkisar antara 80 cm hingga 2,5 m.

Pada 2015, Xilinshui dinobatkan sebagai desa terindah di Hebei. Atas gelar tersebut, Xilinshui menerima hibah pembangunan 1,1 dari pemerintah China.

Kode QR Populer Digunakan di China

Warga di China semakin banyak yang mennggunakan Kode QR dalam kehidupan sehari-hari mereka, terutama untuk melakukan pembayaran dengan cepat.

Kode QR yang terbuat dari pola kitak hitam dan putih, dapat menyimpan berbagai informasi, mulai dari harga hingga instruksi memasak makanan.

Sejumlah pelayan di sana terlihat menggunakan bros dengan Kode QR yang disematkan pada kemejanya. Hal itu memudahkan para pengunjung untuk memberikan tip hanya dengan memindai kode tersebut.

Bahkan, beberapa pengemis pun kedapatan memiliki kode QR, sehingga mereka yang tak membawa uang tunai masih dapat memberikan uangnya kepada mereka.

Kode QR raksasa sebelumnya pernah digunakan untuk menghidupkan sebuah bisnis. Pada 2012 pengembang asal China, Vanke, membangun kode QR seluas 6.400 meter persegi di dekat lokasi pembangunan perumahan di Hefei, Provinsi Anhui.

Saat kode QR itu dipindai, muncul pemandangan dan suara yang dirancang untuk menarik perhatian calon pembeli properti.

Baca juga Artikel - artikel Keren & Terupdate kami lainnya di :

    Wordpress.com : Solid Gold
    Weebly.com : PT Solid Gold Berjangka
    Blogdetik.com : Solid Gold
    Strikingly.com : Solid Gold Berjangka
    Wixsite.com :Solid Gold
    jigsy.com : PT Solid Gold Berjangka
    Spruz.com : Solid Gold Berjangka
    Bravesite.com : PT Solid Gold Berjangka

(Zmrn - Solid Gold)

Posted By PT Solid Gold Berjangka Pusat 15.50

Kamis, 14 September 2017

Takut dikritik, Suu Kyi pilih absen dari Sidang Umum PBB

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Di tengah tragedi pembantaian terhadap etnis minoritas muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, kecaman terhadap peraih penghargaan Nobel Perdamaian kini didapuk menjadi Penasihat Negara Myanmar, Aung San Suu Kyi, terus berdatangan.



Diduga karena itu, anak dari pahlawan kemerdekaan Myanmar, Jenderal Aung San, memilih menghindar dari Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dilansir dari laman BBC, Suu Kyi memutuskan tidak bakal hadir dlm Sidang Umum PBB digelar pekan depan.

Konon kalau dia datang bakal dikritik habis-habisan lantaran tidak mampu menangani kekerasan terhadap etnis Rohingya dilakukan pasukan Myanmar.

"Penasihat Negara tidak akan menghadiri sidang umum PBB," kata juru bicara Suu Kyi, Zaw Htay.

Sayang Zaw tidak memberi penjelasan mengapa Suu Kyi urung hadir dlm Sidang Umum PBB.

Padahal hari ini Dewan Keamanan PBB bakal menggelar rapat membahas krisis orang Rohingya di Myanmar.

Baca Juga : Simpatisan Rohingya Retas Situs Federasi Beras Myanmar | Solid Gold Berjangka

Pemerintah Myanmar menyangkal mereka memburu & membantai etnis Rohingya, dgn dalih menumpas gerakan militan Tentara Penyelamat Rohingya Arakan (ARSA).

Anggota ARSA menyerbu pos pemeriksaan di perbatasan pada 25 Agustus dgn senjata ala kadarnya, menyebabkan 12 orang tewas.

Tentara Myanmar bereaksi dgn mengirim ribuan bersenjata lengkap.

Mereka jg menolak pengajuan gencatan senjata diajukan ARSA.

Argumen Myanmar dibantah oleh Kepala Komisi Hak Asasi Manusia PBB, Zeid Raad al-Hussein.

Menurut Zeid, perlakuan pasukan Myanmar terhadap etnis Rohingya lebih mengarah ke pembersihan etnis (genosida) ketimbang operasi militer menumpas pemberontak.

Sebab, dari fakta-fakta dikumpulkannya, serdadu Myanmar jg menyasar warga sipil Rohingya, sekaligus membakar seluruh perkampungan mereka.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By PT Solid Gold Berjangka Pusat 13.22

Rabu, 13 September 2017

PBB: Krisis Myanmar adalah pembersihan etnis Rohingya

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Kepala Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Zeid Ra'ad al-Hussein, mengatakan pemerintah Myanmar benar-benar tengah melakukan pembersihan etnis terhadap warga Muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine.



Tak hanya itu, al-Hussein jg menyatakan perlakuan pemerintah Myanmar terhadap kaum minoritas itu benar-benar telah melanggar hukum internasional.

"Terjadi pembunuhan di luar hukum yg ekstrem & kekejaman yg konsisten, seolah pemerintah menggunakan cara ini untuk memindahkan secara paksa sejumlah besar orang agar tidak lagi kembali ke tempat asalnya," kata al-Hussein di hadapan Dewan HAM PBB di Jenewa.

"Situasi ini merupakan contoh nyata tentang pembersihan etnis," tambahnya.

Seperti diketahui, lebih dari 300.000 orang telah melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh sejak 25 Agustus lalu untuk mencari perlindungan dari serangan yg terus dikerahkan oleh militer Myanmar terhadap kaum Rohingya maupun desa mereka.

Sejak saat itu, para pengungsi Rohingya memberi kesaksian terhadap apa-apa yg telah menimpa mereka kepada wartawan & kelompok hak asasi manusia.

Mereka mengaku tentara Myanmar & penduduk setempat telah membakar rumah-rumah mereka hingga rata dengan tanah & membunuh warga Rohingya termasuk wanita & anak-anak.

Meski demikian, pejabat di Myanmar membantah dengan mengatakan warga Muslim Rohingya telah membakar rumah beserta desa mereka sendiri.

"Klaim itu merupakan penyangkalan atas kenyataan yg sebenarnya terjadi di sana," tegas al-Hussein.

Komentar al-Hussein ini menambah daftar kritik di mata internasional terhadap krisis kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine yg dilakukan militer Myanmar.

Pemimpin negara Aung San Suu Kyi jg menerima kritikan serupa karena terus-terusan bungkam tanpa mengambil tindakan apapun untuk menghentikan kekejaman militernya.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By PT Solid Gold Berjangka Pusat 11.59

Selasa, 12 September 2017

Solid Gold | Siswa SMP Banyumas Kini Hanya Libur Sehari dalam Seminggu



Solid Gold |  Purwokerto – Seluruh Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai Senin, 11 September 2017 ini kembali bersekolah enam hari.  Hal itu menyusul terbitnya Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Banyumas tentang Pelaksanaan Hari Sekolah pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) pekan lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Purwadi Santosa mengatakan SE bernomor 423.5/3709/2017 itu dalam salah satu poinnya menginstruksikan agar sekolah yang kadung menerapkan lima hari sekolah kembali ke program enam hari.

Menurut Purwadi, SE itu adalah adalah tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor Nomor 87 tentang Penguatan Pendidikan Karakter di daerah. Selanjutnya, SE ini akan diperkuat dengan Peraturan Bupati (Perbup) Banyumas.

"Pak Bupati meminta untuk menyusun Perbup untuk menindaklanjuti Perpres tersebut. Sebelum Perbup jadi, (sekolah) diminta kembali enam hari," kata Purwadi, Senin (11/9/2017).

Purwadi menjelaskan, dari 158 SLTP di Banyumas, 45 di antaranya telah melaksanakan program lima hari sekolah. Sementara, 60 sekolah lainnya baru tahap uji coba.

"Yang resmi sih sudah ada 45-an sekolah. Yang sekadar uji coba juga ada," dia menambahkan.

Dia juga meminta agar sekolah-sekolah yang telah melaksanakan program lima hari sekolah menyosialisasikan kebijakan enam hari sekolah itu kepada orangtua atau wali siswa. Dalam Pasal 9 Perpres itu menyebut, penetapan hari sekolah ditentukan masing-masing satuan pendidikan atau komite sekolah atau madrasah.

"Kebijakan yang diambil itu agar orangtua wali siswa tahu pendidikan karakter dan agar tidak ada informasi simpang siur," ujarnya.

Dia menegaskan, melalui penerbitan SE tersebut, SE Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Nomor 423.5/2694/2017 tertanggal 13 Juli 2017 yang membebaskan sekolah di Banyumas menerapkan kebijakan 5 hari sekolah otomatis dicabut atau tidak berlaku lagi.

Dia juga berharap dengan keluarnya SE dan kembalinya siswa SMP ke program lima hari sekolah akan meredam polemik Full Day School (FDS) di Banyumas. Namun, ia pun berpesan kepada orangtua siswa agar lebih memperhatikan anaknya seusai waktu luang sekolah. Dengan begitu, orangtua juga turut berkontribusi dalam pembangunan karakter.

Seperti juga di beberapa daerah lainnya, penerapan kebijakan lima hari sekolah atau Full Day School (FDS) di Banyumas menuai protes dari berbagai elemen masyarakat, terutama kalangan nahdliyin.

FDS dinilai mengancam lembaga pendidikan madrasah diniyah dan pesantren. Puncaknya, pada awal Agustus lalu puluhan ribu warga NU menggelar demonstrasi menuntut agar kebijakan FDS dicabut.


Baca juga Artikel - artikel Keren & Terupdate kami lainnya di :

    Wordpress.com : Solid Gold
    Weebly.com : PT Solid Gold Berjangka
    Blogdetik.com : Solid Gold
    Strikingly.com : Solid Gold Berjangka
    Wixsite.com :Solid Gold
    jigsy.com : PT Solid Gold Berjangka
    Spruz.com : Solid Gold Berjangka
    Bravesite.com : PT Solid Gold Berjangka

(Zmrn - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By PT Solid Gold Berjangka Pusat 08.41

Selasa, 05 September 2017

Foto Satelit Musnahnya Desa Rohingya

PT Solid Gold Berjangka - Kelompok pembela hak asasi Human Right Watch menyerukan pemerintah Myanmar untuk mengizinkan pemantau independen menyelidiki peristiwa kekerasan di Negara Bagian Rakhine yg menimpa warga muslim Rohingya.



HRW jg merilis sejumlah foto memperlihatkan sejumlah desa di Rakhine musnah dibakar.

"Foto satelit terbaru ini memperlihatkan musnahnya sebuah desa muslim & ini menandakan parahnya kerusakan di Rakhine, bahkan bisa jadi lebih buruk dari yg dibayangkan," kata Direktur HRW untuk Asia Phil Roberteson dlm pernyataannya.

Foto yg diambil pada 31 Agustus di Desa Chein Khar Li di sebelah utara Rakhine itu memperlihatkan lebih dari 700 bangunan di san hangus terbakar atau sekitar 99 persen dari seluruh desa.

"Ini hanya satu desa dari 17 lokasi tempat kebakaran terjadi," kata Robertson.

Kabar mengenai sejumlah desa yg dibakar, diduga dilakukan oleh militer Myanmar, jg pernah muncul dlm laporan hasil penyelidikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun lalu.

Pada 27 Agustus lalu militer Myanmar & warga lokal bersenjata diduga menggelar operasi besar-besaran pembantaian terhadap muslim Rohingya.

"Pembantaian itu berlangsung kira-kira selama lima jam, dari pukul 14.00 hingga 19.00," kata laporan Fortify Rights.

Sementara kantor berita Reuters menuturkan, lebih dari 2.600 desa dibumihanguskan di Rakhine.

Peristiwa ini dianggap kekerasan terparah dialami minoritas muslim Rohingya selama beberapa dekade.

Baca juga Artikel - artikel menarik kami lainnya di :
(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By PT Solid Gold Berjangka Pusat 10.56