Jumat, 25 November 2016

SOLID GOLD | Misteri Gedung Tanpa Kaca di New York

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Sebuah gedung kokoh yg berdiri di jantung kota New York, Long Lines Building yg digunakan oleh perusahaan AT&T, membuat orang yg melihatnya bertanya-tanya.


Pasalnya, bangunan tersebut tak memiliki kaca.

Pada malam hari, gedung yg tak memiliki lampu pencahayaan luar itu tampak spt bayangan & melebur dgn kegelapan di sekitarnya.

Tak mengherankan, jika orang-orang bertanya-tanya soal misteri yg terdapat di gedung tersebut.

Namun sebuah laporan dari The Intercept, mengungkap rahasia di balik gedung Long Lines Building.

Menurut pembocor data rahasia Amerika Serikat Edward Snowden,menyebut bahwa gedung itu merupakan pusat kegiatan intelijen di Manhattan yg terkait dgn Badan Keamanan Nasional AS (NSA).

Bukan cuma itu. Dalam laporannya, Snowden juga mengatakan bahwa pernah terjadi ledakan atom di dalam gedung tersebut.

Namun, gedung itu tidak runtuh karena begitu kuatnya fondasi serta tembok yg ada di sana.

Di dalam gedung tersebut, AT&T mempunyai data 175 juta rekaman telepon sedunia perharinya.

"Pamantauan yg ada di sana, bisa dilakukan untuk menyadap panggilan telepon, fax serta data internet," sebut bocoran data Snowden.

Baca Juga :  7 Fakta Mencengangkan Tentang Katy Perry | SOLID GOLD
http://bit.ly/2gahZ3U

Berdasarkan laporan investigasi, Long Lines Building merupakan pusat spionase yg dilakukan oleh NSA dgn nama kode TITANPOINTE.

Di sana miliaran panggilan telepon, fax, & email "disambut" setiap harinya.

"Nama kode TITANPOINTE muncul puluhan kali dalam dokumen NSA, sering berada di dalam laporan rahasia ttg operasi pengawasan," ujar laporan tersebut.

Menurut co-director dari program kebebasan & keamanan nasional di Brennan Centre for Justice, Elizabeth Goitein, hal itu merupakan bukti bahwa penyedia layanan komunikasi mau tidak mau menjadi kekuatan pengawasan negara.

Kemitraan AT&T dgn program pengawasan pemerintah AS sudah diketahui secara luas, namun apa yg terjadi di dalam Long Lines Building belum pernah secara resmi diungkap.

Selesai dibangun pada 1974, gedung 29 lantai dgn 3 basement itu dibangun agar kuat menghadapi ledakan atom & memiliki persediaan makanan untuk 1.500 orang selama dua minggu jika terjadi bencana.

Namun, tujuan utama dibangunnya gedung itu bukan untuk melindungi manusia dari radiasi di tengah terjadi perang nuklir.

Gedung pencakar langit itu bertujuan untuk menjaga komputer berkekuatan tinggi, kabel-kabel, & papan hubung.

Long Lines Building juga merupakan salah satu pusat pengolahan panggilan telepon jarak jauh terbesar di dunia, yg dioperasikan oleh New York Telephone Company.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

0 komentar :

Posting Komentar