Tampilkan postingan dengan label demo anti ahok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label demo anti ahok. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 November 2016

SOLID GOLD | Demo Anti-Ahok Rusuh, Polisi Akan Panggil Ketua HMI

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Kepolisian Daerah Metro Jaya akan memeriksa Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Mulyadi P Tamsir, terkait kericuhan yg terjadi di penghujung aksi unjuk rasa pada Jumat pekan lalu.

"Pemanggilan hari ini jam 10.00 WIB," kata Kepala Subdirektorat Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Fadli Widianto.

Ia menjelaskan, Mulyadi akan diperiksa sebagai saksi.

Penyidik ingin mengetahui lebih jauh penyebab kericuhan yg terjadi.

"Namun yg bersangkutan belum mengonfirmasi akan datang atau tidak. Kami masih menunggu (konfirmasinya)," kata Fadli.

Saat demonstrasi berlangsung pada 4 November, beberapa media melaporkan massa HMI cukup agresif.

Tampak terlihat sekelompok massa pedemo yg memegang bendera HMI mencoba menerobos pagar beton & pagar kawat berduri di lampu merah depan Istana Kepresidenan di Jalan Merdeka Barat.

BACA JUGA : Dalang di Balik Rusuh Demo Anti Ahok | PT Solid Gold Berjangka
http://bit.ly/2fu06xj


Polda Metro Jaya telah mengamankan sepuluh orang yg diduga sebagai provokator dalam aksi unjuk rasa yg beakhir ricuh.

Namun, sepuluh orang itu dibebaskan lantaran pihak kepolisian belum memiliki alat bukti yg kuat untuk menjadikan mereka sebagai tersangka.

Dalam unjuk rasa Jumat pekan lalu, sempat terjadi aksi saling dorong-dorongan disertai pelemparan botol & batu kepada personel kepolisian.

Akibat perlawanan dari massa, polisi terpaksa menembakkan gas air mata kepada para demonstran.

Akibat kericuhan tersebut, satu orang warga meninggal dunia karena mengalami asma.

Selain itu ada 21 kendaraan, baik milik TNI-Polri atau umum yg dirusak & tiga kendaraan di antaranya dibakar.

Jumlah demonstran yg mengalami luka sekitar 250 orang.

Di luar massa demo, sebanyak 100 orang mengalami luka.

Mereka terdiri dari 79 personel Polri (11 di antaranya dirawat inap), 15 masyarakat umum, 5 personel TNI & satu personel Pemadam Kebakaran.

(Prz - Solid Gold)

Posted By risetkitasg 09.43

Senin, 07 November 2016

SOLID GOLD | 79 Polisi Terluka Saat Kawal Unjuk Rasa Anti Ahok

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Polda Metro Jaya merilis data personel mereka yg mengalami luka saat bertugas mengawal unjuk rasa organisasi masyarakat di depan Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat pekan lalu.

Data itu menunjukkan, 79 polisi menjadi korban luka.

"Yang menjalani perawatan inap di rumah sakit 11 orang," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono.

Para polisi itu dirawat di tiga rumah sakit berbeda, yaitu RS Bhayangkara Raden Said Soekanto, RS Pusat Angkatan Darat, & RS Pelni.

Awi menuturkan, sebagian besar personelnya terluka karena terkena lemparan batu & tusukan bambu.

Luka itu rata-rata berada pada bagian wajah & perut.

BACA JUGA :  Identitas 11 Penjarahan Saat Demo Anti Ahok | PT Solid Gold Berjangka
http://bit.ly/2fuiIxG


Polda Metro Jaya, kata Awi, tidak akan membiarkan kekerasan itu berlalu tanpa penindakan hukum.

Ia berkata, kepolisian akan segera melihat rekaman kamera tersembunyi untuk mengungkap pelaku & kronologi kekerasan itu.

Usai demonstrasi Jumat pekan lalu, kepolisian menetapkan 11 orang menjadi tersangka.

Namun, tuduhan yg dilekatkan kepada mereka bukan kekerasan saat berunjuk rasa, melainkan pengerusakan sebuah minimarket di Penjaringan, Jakarta Utara.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, kepolisian mengklaim hanya terdapat satu korban tewas pada unjuk rasa & kerusuhan di depan Istana Kepresidenan.

Korban itu adalah seorang pria bernama M Syachrie Oy Bcan, 55 tahun.

Awi berkata, korban meninggal bukan karena luka tusuk atau kekerasan, melainkan penyakit asma.

(Prz - Solid Gold)

Posted By risetkitasg 10.45