Tampilkan postingan dengan label PT SGB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PT SGB. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Januari 2018

3 Ormas Bentrok Di Depan Plasa Pemkot Bekasi

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Ormas GMBI terlibat bentrokan dgn gabungan ormas lain di depan Plasa Pemkot Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (25/1).

Seorang anggota ormas mengalami luka akibat bentrokan tersebut.


Informasi yg didapat, awalnya ratusan massa GMBI melakukan aksi unjuk rasa di sekitar Plasa Pemkot Bekasi.

Tak lama kemudian ada massa dari ormas lain spt Pemuda Pancasila, & satu ormas lain.

Akibatnya kelompok ormas GMBI terlibat bentrokan dgn dua kelompok ormas tersebut.

Massa saling melempari batu.

Baca Juga : 2 Kelompok Etnis Myanmar Sepakat Gencatan Senjata Dengan Pemerintah | PT Solid Gold Berjangka

SOLID GOLD - Petugas berusaha berlindung menggunakan tameng & helm dgn membentuk berikade.

Bahkan beberapa petugas terpaksa melontarkan gas air mata ke arah massa.

Aparat polisi gabungan yg berjaga memukul mundur.

Sementara itu, korban Herdi dari massa GMBI menjadi sasaran ormas lawannya.

Akibat bentrokan itu, pengguna jalan Ahmad Yani terganggu.

(Prz - Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 15.33

Kamis, 14 September 2017

Takut dikritik, Suu Kyi pilih absen dari Sidang Umum PBB

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Di tengah tragedi pembantaian terhadap etnis minoritas muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, kecaman terhadap peraih penghargaan Nobel Perdamaian kini didapuk menjadi Penasihat Negara Myanmar, Aung San Suu Kyi, terus berdatangan.



Diduga karena itu, anak dari pahlawan kemerdekaan Myanmar, Jenderal Aung San, memilih menghindar dari Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dilansir dari laman BBC, Suu Kyi memutuskan tidak bakal hadir dlm Sidang Umum PBB digelar pekan depan.

Konon kalau dia datang bakal dikritik habis-habisan lantaran tidak mampu menangani kekerasan terhadap etnis Rohingya dilakukan pasukan Myanmar.

"Penasihat Negara tidak akan menghadiri sidang umum PBB," kata juru bicara Suu Kyi, Zaw Htay.

Sayang Zaw tidak memberi penjelasan mengapa Suu Kyi urung hadir dlm Sidang Umum PBB.

Padahal hari ini Dewan Keamanan PBB bakal menggelar rapat membahas krisis orang Rohingya di Myanmar.

Baca Juga : Simpatisan Rohingya Retas Situs Federasi Beras Myanmar | Solid Gold Berjangka

Pemerintah Myanmar menyangkal mereka memburu & membantai etnis Rohingya, dgn dalih menumpas gerakan militan Tentara Penyelamat Rohingya Arakan (ARSA).

Anggota ARSA menyerbu pos pemeriksaan di perbatasan pada 25 Agustus dgn senjata ala kadarnya, menyebabkan 12 orang tewas.

Tentara Myanmar bereaksi dgn mengirim ribuan bersenjata lengkap.

Mereka jg menolak pengajuan gencatan senjata diajukan ARSA.

Argumen Myanmar dibantah oleh Kepala Komisi Hak Asasi Manusia PBB, Zeid Raad al-Hussein.

Menurut Zeid, perlakuan pasukan Myanmar terhadap etnis Rohingya lebih mengarah ke pembersihan etnis (genosida) ketimbang operasi militer menumpas pemberontak.

Sebab, dari fakta-fakta dikumpulkannya, serdadu Myanmar jg menyasar warga sipil Rohingya, sekaligus membakar seluruh perkampungan mereka.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 13.22

Rabu, 13 September 2017

PBB: Krisis Myanmar adalah pembersihan etnis Rohingya

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Kepala Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Zeid Ra'ad al-Hussein, mengatakan pemerintah Myanmar benar-benar tengah melakukan pembersihan etnis terhadap warga Muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine.



Tak hanya itu, al-Hussein jg menyatakan perlakuan pemerintah Myanmar terhadap kaum minoritas itu benar-benar telah melanggar hukum internasional.

"Terjadi pembunuhan di luar hukum yg ekstrem & kekejaman yg konsisten, seolah pemerintah menggunakan cara ini untuk memindahkan secara paksa sejumlah besar orang agar tidak lagi kembali ke tempat asalnya," kata al-Hussein di hadapan Dewan HAM PBB di Jenewa.

"Situasi ini merupakan contoh nyata tentang pembersihan etnis," tambahnya.

Seperti diketahui, lebih dari 300.000 orang telah melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh sejak 25 Agustus lalu untuk mencari perlindungan dari serangan yg terus dikerahkan oleh militer Myanmar terhadap kaum Rohingya maupun desa mereka.

Sejak saat itu, para pengungsi Rohingya memberi kesaksian terhadap apa-apa yg telah menimpa mereka kepada wartawan & kelompok hak asasi manusia.

Mereka mengaku tentara Myanmar & penduduk setempat telah membakar rumah-rumah mereka hingga rata dengan tanah & membunuh warga Rohingya termasuk wanita & anak-anak.

Meski demikian, pejabat di Myanmar membantah dengan mengatakan warga Muslim Rohingya telah membakar rumah beserta desa mereka sendiri.

"Klaim itu merupakan penyangkalan atas kenyataan yg sebenarnya terjadi di sana," tegas al-Hussein.

Komentar al-Hussein ini menambah daftar kritik di mata internasional terhadap krisis kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine yg dilakukan militer Myanmar.

Pemimpin negara Aung San Suu Kyi jg menerima kritikan serupa karena terus-terusan bungkam tanpa mengambil tindakan apapun untuk menghentikan kekejaman militernya.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 11.59

Selasa, 05 September 2017

Foto Satelit Musnahnya Desa Rohingya

PT Solid Gold Berjangka - Kelompok pembela hak asasi Human Right Watch menyerukan pemerintah Myanmar untuk mengizinkan pemantau independen menyelidiki peristiwa kekerasan di Negara Bagian Rakhine yg menimpa warga muslim Rohingya.



HRW jg merilis sejumlah foto memperlihatkan sejumlah desa di Rakhine musnah dibakar.

"Foto satelit terbaru ini memperlihatkan musnahnya sebuah desa muslim & ini menandakan parahnya kerusakan di Rakhine, bahkan bisa jadi lebih buruk dari yg dibayangkan," kata Direktur HRW untuk Asia Phil Roberteson dlm pernyataannya.

Foto yg diambil pada 31 Agustus di Desa Chein Khar Li di sebelah utara Rakhine itu memperlihatkan lebih dari 700 bangunan di san hangus terbakar atau sekitar 99 persen dari seluruh desa.

"Ini hanya satu desa dari 17 lokasi tempat kebakaran terjadi," kata Robertson.

Kabar mengenai sejumlah desa yg dibakar, diduga dilakukan oleh militer Myanmar, jg pernah muncul dlm laporan hasil penyelidikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun lalu.

Pada 27 Agustus lalu militer Myanmar & warga lokal bersenjata diduga menggelar operasi besar-besaran pembantaian terhadap muslim Rohingya.

"Pembantaian itu berlangsung kira-kira selama lima jam, dari pukul 14.00 hingga 19.00," kata laporan Fortify Rights.

Sementara kantor berita Reuters menuturkan, lebih dari 2.600 desa dibumihanguskan di Rakhine.

Peristiwa ini dianggap kekerasan terparah dialami minoritas muslim Rohingya selama beberapa dekade.

Baca juga Artikel - artikel menarik kami lainnya di :
(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 10.56

Senin, 31 Juli 2017

Solid Gold | Korea Utara Lepas Rudal Mengarah ke Jepang

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe mengatakan Korea Utara melepas, apa yg diyakini sbg rudal, ke arah laut wilayah Jepang.



Shinzo Abe, mengatakan pemerintah sedang menyelidiki lebih jauh akan kabar peluncuran rudal itu, yg ditengarai terjadi sekitar tengah malam Jumat.

Kabar ini kemudian disikapi Abe dgn segera mengadakan rapat penting dgn bagian pertahanan & keamanan Jepang.

"Saya menerima informasi bahwa Korea Utara sekali lagi melepaskan sebuah rudal," ujarnya.

"Kami akan segera menyelidiki lebih jauh informasi ini & melakukan apa yg bisa kami lakukan untuk melindungi keamanan warga Jepang."

Belum dipastikan rudal jenis apa yg telah diluncurkan Korut.

Pada 4 Juli lalu, Korut telah memicu kekhawatiran dunia ketika mereka melakukan uji coba peluncuran rudal balistik kali pertama.

Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga mengatakan rudal itu terbang melintasi sekitar 45 menit & tampak mendarat di perairan area ekonomi ekslusif Jepang, akan tetapi belum ada laporan kerusakan.

Suga menambahkan peluncuran rudal itu tidak dapat diterima & melanggar resolusi PBB, & mengatakan Jepang telah menyampaikan protesnya setegas mungkin.

Terkait kabar ini, radio Jepang, NHK jg mengungkapkan petugas telah memberi peringatan keamanan bagi moda transportasi kapal & penerbangan.

Juru bicara Pentagon Letnan Kolonel Christopher Logan mengkonfirmasi bahwa AS mendeteksi adanya peluncuran rudal balistik dari Korea Utara.

Baca Juga : Sejarah Berdirinya Negara Israel | Solid Gold

"Kami baru-baru ini mengakses semua data & kami akan memberikan informasinya segera," tambah dia.

Awal pekan ini, pemerintah AS mengatakan mereka jg telah mendeteksi adanya persiapan untuk peluncuran rudal baru, yg mereka pikir merupakan rudal jarak menengah atau ICBM, yg jg disebut KN-20 atau Hwasong-14.

Kepala negara Korut, Kim Jong Un, yg secara personal mengawasi peluncuran perdana misil pada 4 Juli lalu menggambarkan itu sbg hadiah untuk 'Amerika bangsat'.

Militer AS telah memperkirakan akan adanya rudal yg diluncurkan pada Kamis, yg bertepatan dgn peringatan hari jadi ke-64 tahun penandatangan kesepakatan angkatan bersenjata Korut.

Uji coba rudal ini meningkatkan ketegangan di kawasan sekitarnya, membuat AS, Jepang & Korea Selatan berhadapan dgn China, sekutu Korut.

Setelah uji coba, AS memberikan dorongan pada PBB agar lebih tegas akan sikap Korut.

Secara keseluruhan, PBB pernah memberikan setidaknya enam sanksi pada Korut sejak uji coba rudal pertama mereka pada 2006.

Dua resolusi yg diadopsi tahun lalu secar signifikan mempertegas sanksi yg diberikan.

(Prz - Solid Gold)

Posted By risetkitasg 13.18

Rabu, 26 Juli 2017

Solid Gold | Jika Kim Jong-un Terancam, 'Jantung' AS Bakal Digempur Nuklir

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Korea Utara mengancam akan melakukan serangan nuklir di 'jantung Amerika Serikat' jika Washington berusaha menyingkirkan Kim Jong Un sbg pemimpin tertinggi di negaranya.

Demikian diberitakan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Selasa 25 Juli 2017 waktu setempat.

Ancaman tersebut merupakan tanggapan atas komentar dari Direktur CIA Mike Pompeo, yg mengatakan pekan lalu bahwa pemerintahan Trump perlu menemukan cara untuk memisahkan Jong-un dari persediaan nuklirnya yg terus bertambah.



"Untuk rezim tersebut, saya berharap kita akan menemukan cara untuk memisahkannya dari sistem nuklir," kata Pompeo.

"Warga Korea Utara saya yakin adalah orang-orang yg baik & akan sangat senang melihatnya pergi."

Menurut laporan KCNA yg mengutip pernyataan seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut, "Rezim secara hukum menetapkan bahwa jika martabat tertinggi terancam, negara tersebut harus secara preemptif memusnahkan negara & entitas yg terlibat secara langsung atau tidak langsung di dalamnya, dgn memobilisasi segala jenis serangan termasuk nuklir."

"Jika AS berani menunjukkan sedikit upaya untuk melengserkan kepemimpinan tertinggi, maka kami akan melakukan pukulan tanpa ampun di 'jantung AS' dgn nuklir kuat kami, yg terus diuji seiring berjalannya waktu," imbuh juru bicara tersebut.

Ancaman Korut mengemuka di tengah penilaian berkelanjutan dari komunitas intelijen AS bahwa negara tersebut telah mempercepat program rudal balistik antar benua.

Seorang juru bicara Badan Intelijen Pertahanan AS menolak untuk berkomentar secara langsung mengenai laporan dari The Washington Post bahwa penilaian terakhir agensi tersebut menyimpulkan Pyongyang akan memiliki rudal balistik yg mampu meluncur antar benua pada awal tahun depan.

Namun, ia mengakui bahwa kemampuan rudal Pyongyang terus berkembang.

"Uji coba rudal balistik antar wilayah Korut baru-baru ini adalah salah satu tonggak sejarah yg kami harapkan akan membantu memperbaiki garis waktu & penilaian kami atas ancaman Kim Jong-un terhadap Benua Amerika," ujar Manajer Badan Intelijen Nasional untuk Asia Timur, ODNI, Scott Bray.

"Tes ini, & dampaknya terhadap penilaian kami, menyoroti ancaman bahwa program rudal nuklir & balistik Korea Utara mengarah ke Amerika Serikat, untuk sekutu kami di wilayah ini, & ke seluruh dunia."

"Komunitas intelijen memantau dgn ketat ancaman yg meluas dari Korea Utara," tambah Bray.

Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley jg memperingatkan anggota parlemen bulan lalu bahwa program rudal Korut dapat berkembang lebih baik daripada perkiraan sebelumnya di bawah rezim Jong-un.

"Anda lebih optimis mengatakan itu beberapa tahun sebelum sebuah ICBM (rudal balistik antar benua) berkembang," kata Haley.

"Saya pikir itu akan terjadi lebih cepat, karena mereka memiliki target untuk melakukan itu."

Korut jg tampaknya sedang mempersiapkan uji coba rudal lainnya.

Menurut seorang pejabat Pertahanan AS, kendaraan pengangkut yg membawa peralatan peluncuran rudal balistik terlihat tiba di Kusong, Korea Utara, pekan lalu.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa ketika peralatan tersebut terlihat, peluncuran dapat terjadi dlm enam hari.

Diperkirakan bertepatan dgn hari libur Korut pada 27 Juli mendatang dlm rangka peringatan gencatan senjata yg mengakhiri Perang Korea.

Awal bulan ini intelijen AS mengindikasikan, Korut jg sedang melakukan persiapan untuk uji coba rudal balistik antar benua (ICBM) atau uji coba jarak menengah.

Dua staf AS yg memahami situasi tersebut pun memastikan bahwa mereka telah melihat indikator persiapan uji coba nuklir Korut berikutnya.

Selain itu, satelit AS kabarnya jg telah mendeteksi citra baru & emisi radar berbasis satelit yg menunjukkan bahwa Korut dapat menguji komponen & fasilitas kontrol rudal untuk peluncuran ICBM atau rudal jarak menengah lainnya.

Juni lalu, menurut dua pejabat militer AS, militer AS jg dilaporkan tengah memperbarui opsi bagi Presiden Donald Trump untuk memberikan respons cepat terkait Korut.

"Pilihan tersebut mencakup sebuah respons militer presiden AS jika Pyongyang melakukan uji coba rudal nuklir atau rudal balistik yg mengindikasikan bahwa rezim tersebut telah membuat kemajuan signifikan untuk mengembangkan senjata yg dapat menyerang AS," kata mereka.

Pada Sabtu 22 Juli di Aspen Security Forum, Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Joseph Dunford mengatakan ada beberapa rencana militer untuk Korut akan dipresentasikan kepada Trump.

Penilaian intelijen AS baru-baru ini menunjukkan bahwa Korut sejauh ini tak akan dapat menindaklanjuti ancaman terakhirnya untuk memukul AS dgn senjata nuklir.

Namun, celah untuk mencegah ambisi nuklir Kim Jong-un telah tertutup rapat.

Baca juga Artikel - artikel menarik kami lainnya di :
(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 11.29

Selasa, 25 Juli 2017

Solid Gold | Cerita Bule Berkaus PKI di Borobudur

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Seorang turis asal Prancis, Fusliier Mathieu, diamankan sekuriti Taman Wisata Candi Borobudur lantaran menggunakan kaus bergambar palu arit.

Mathieu diamankan ketika hendak memasuki pintu masuk Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB).



Informasi itu semula beredar di grup-grup aplikasi pengirim pesan.

Tampak foto Mathieu sedang diapit sekuriti & anggota TNI dari Koramil 19 Borobudur.

"Petugas melihat ada seorang tamu yg memakai kaus warna merah bergambar logo palu arit,” tulis sumber informasi di grup WhatsApp.

Mathieu lalu diinterogasi oleh anggota TNI dgn meminta bantuan seorang guide wisata bernama Mura.

Saat ditanya, mengapa menggunakan kaus palu arit, Mathieu mengaku tidak tahu sama sekali jika logo itu sangat dilarang di Indonesia.

“Saya tidak tahu kalau di Indonesia, gambar palu arit dilarang & merupakan simbol partai terlarang, karena kalau di Vietnam kaus yg bergambar palu arit tersebut bebas dijual & dipakai."

"Saya membeli kaus tersebut di Vietnam dgn harga US$ 3."

"Saya dari Vietnam terus ke Candi Borobudur & rencana melanjutkan ke Bali,” ungkapnya.

Setelah mediasi, Mathieu dgn senang hati menyerahkan kaus berlambang palu arit itu ke pihak keamanan.

Ia jg mengaku tidak punya kepentingan apa pun terhadap PKI.

Ia hanya tidak tahu & itu satu-satunya baju yg ia beli dari Vietnam.

Maka sbg gantinya, pengelola TWCB memberi Mathieu kaus warna biru bergambar Candi Borobudur.

Mathieu dilepaskan karena pihak keamanan menilai tidak ada hal-hal yg perlu dikhawatirkan.

Ia meninggalkan pos keamanan candi tanpa pengawalan dari pihak keamanan candi & melanjutkan naik ke  Borobudur lagi karena belum sempat berfoto.

Turis 39 tahun itu mengaku datang sendiri ke Indonesia.

Tak ada seorang pun yg memberitahunya jika lambang palu arit sangat terlarang di Indonesia.

Baca juga Artikel - artikel menarik kami lainnya di :
(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 11.45

Senin, 24 Juli 2017

Solid Gold | Pergi ke Luar Angkasa Lewat Google Maps

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Seperti apa rasanya berada di dlm stasiun luar angkasa International Space Station (ISS) yg melayang-layang ratusan kilometer di atas Bumi?



Meski belum bisa benar-benar pergi ke luar angkasa, pengguna internet kini dapat "berjalan-jalan" menelusuri bagian dlm dari ISS lewat Google Street View.

Foto-foto interior ISS belakangan ditambahkan ke layanan jelajah dunia tersebut oleh Google.

Seperti Street View di Bumi, foto-foto ISS disajikan dlm format panorama 360 derajat.

Pengguna bisa melihat ke semua arah dgn menggerakkan kursor.

Tur virtual Street View mencakup seluruh bagian ISS yg bisa ditinggali manusia & interior dari dua pesawat luar angkasa komersil, yakni ATK Cygnus & SpaceX Dragon.

ISS terdiri dari 15 modul dgn fungsi yg berbeda-beda, mulai dari tempat tidur hingga cupola untuk observasi planet Bumi.

Foto-foto Streetview di ISS tidak diambil menggunakan mobil berkamera spt biasa karena jelas tidak muat di ISS.

Pengambil gambar adalah Thomas Pesquet, seorang astronot European Space Agency, yg tinggal di ISS dari Januari hingga Juni 2017.

Pesquet menjepret serangkaian foto dgn kamera DSLR yg sudah ada di ISS sebelumnya, lantas mengirimkan gambar-gambar tersebut ke Bumi, untuk kemudian dijahit menjadi panorama 360 derajat Street View.

ISS sekaligus menjadi tempat pertama di luar planet Bumi yg bisa dijelajahi lewat Streetview.

Baca juga Artikel - artikel menarik kami lainnya di :
(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 13.38

Jumat, 21 Juli 2017

Solid Gold Berjangka | Korsel Berkeras Adakan Dialog, Korut 'No Respons'

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Hanya beberapa jam berselang sebelum pembicaraan militer antara Korea Selatan & Korea Utara berlangsung, Pyongyang masih belum memberikan respons atas partisipasinya dalam dialog tersebut.



Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan pada Kamis (20/7) bahwa Korut belum memberikan konformasi kedatangan mereka.

Adapun dialog yg akan membahas pengurangan tensi militer kedua negara itu akan diadakan di Panmunjom pada Jumat esok.

“Belum ada respons smp sekarang,” kata juru bicara Kemhan Korsel, kepada AFP.

Selain itu, Palang Merah Seoul jg telah mengusulkan pertemuan pada 1 Agustus mendatang guna membicarakan reuni keluarga yg terpisah karena perang Korea pada 1950-53.

Kendati belum mendapatkan respons soal partisipasi Korut, Palang Merah mengaku tetap optimistis bisa mempertemukan keluarga-keluarga yg terpisah pada Oktober mendatang.

Hingga kini, sekitar 60 ribu keluarga yg terpisah di kedua negara.

Dua pertemuan itu merupakan upaya konkret perdamaian pertama dgn Korut, yg dilakukan Korsel, setelah terpilihnya Presiden Moon Jae-In pada Mei lalu.

Pertemuan militer pada Jumat jg menjadi pertemuan resmi pertama antar kedua negara Korea itu sejak Desember 2015.

Sebelumnya, Presiden Park Geun-Hye menolak adanya dialog substantif dgn Pyongyang kecuali negara tetangganya itu membuat komitmen denuklirisasi.

Sementara, Pemerintahan Moon mendukung adanya dialog yg lebih mendalam dgn Korut, guna mempertahankan kestabilan keamanan di kawasan.

Di sisi lain, Korut tampak tidak mengindahkan upaya perdamaian dari Moon & terus menggelar uji coba rudal.

Yang terbaru adalah peluncuran rudal balistik kelas menengah pada tanggal 4 Juli, yg diklaim bisa mencapai dataran Amerika.

Baca juga Artikel - artikel menarik kami lainnya di :
(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 10.47

Kamis, 20 Juli 2017

Solid Gold Berjangka | Alasan Mengapa Manusia Masih Belum Menemukan Alien

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Galaksi Bima Sakti adalah rumah bagi 100 hingga 400 miliar bintang.

Masing-masing bintang berpotensi diorbit oleh planet-planet.



Setidaknya, terdapat dua triliun galaksi spt galaksi milik kita yg dapat diamati di alam semesta ini.

Masing-masing dari mereka dihuni oleh triliunan planet yg mengorbit ratusan miliar bintang.

Dengan miliaran bintang di galaksi kita, peradaban cerdas di luar bumi seharusnya bisa ditemukan.

Menurut perbandingan Business Insider, jika hanya 0,1 persen planet di galaksi kita yg mungkin layak menampung kehidupan, itu berarti ada sekitar satu juta planet dgn kehidupan di dalamnya.

Angka-angka ini mendorong fisikawan peraih penghargaan Nobel, Enrico Fermi, untuk bertanya mengenai bentuk kehidupan alien.

"Di mana mereka?" "Mengapa tidak ada tanda-tanda kehidupan lain yg 'berkunjung' ke Bumi?"

Pertanyaan ini pun kemudian dikenal sbg paradoks Fermi.

Menurut paradoks tersebut, terdapat tiga jenis peradaban di alam semesta: peradaban I (yg cenderung menghabiskan sumber daya planet)

Peradaban II (yg menuai energi dari bintang induk mereka), &

Peradaban III (yg menuai energi dari seluruh galaksi mereka).

Paradoks ini kemudian terjawab melalui hipotesis "Great Filter".

Hipotesis tersebut mengatakan bahwa tidak mungkin jika tiga peradaban tersebut ada di alam semesta ini. Sekalipun ada, itu sangatlah sulit.

Pasalnya, sebelum suatu peradaban menjadi golongan peradaban yg lebih "cerdas", mereka harus berhasil lolos melewati "Great Filter".

Sedangkan, hanya segelintir peradaban yg dapat melewati batas tersebut.

Selain itu, ada beberapa alasan logis yg dapat menjawab paradoks Fermi.

Mungkin, peradaban yg telah maju pernah menyambangi Bumi, tetapi manusia zaman dahulu tidak mendokumentasikannya dlm catatan sejarah.

Bumi jg dianggap sbg planet yg terpencil di galaksi Bima Sakti & manusianya tergolong dlm peradaban I yg primitif.

Sepertinya, peradaban yg lebih maju (peradaban II & III) enggan untuk menyambanginya.

Ada momen transisi tertentu dari perspektif evolusioner bahwa planet mana pun spt milik kita harus mampu selangkah lebih maju sebelum berkomunikasi dgn dunia lain.

Dalam kasus ini, kita mungkin menjumpai "Great Filter" dlm evolusi kita.

Di sisi lain, perubahan iklim secara perlahan akan menghancurkan kehidupan di Bumi.

Iklim yg sangat stabil dlm 12.000 tahun terakhir akan hancur oleh perkembangan peradaban manusia & industrialisasi.

Hal itu dapat menyebabkan "punah"-nya kehidupan di Bumi, menyusul peradaban yg telah punah.

David Wallace-Wells menulis di New York Magazine: "Di alam semesta yg berumur milyaran tahun, dgn sistem bintang yg terpisah oleh ruang & waktu, peradaban dapat muncul & berkembang, serta saling bertemu satu sama lain."

"Kepunahan massal yg sekarang kita jalani baru saja dimulai, & akan lebih banyak lagi ke depannya.”

Ilmuwan lain memiliki jawaban yg lebih menyedihkan terhadap paradoks Fermi.

Ahli neurologi Oxford, Anders Sandberg; anggota Astronomical Observatory of Belgrade, Milan Cirkovic; & pakar Artificial Intelligence (AI), Stuart Armstrong, mengatakan bahwa alien tidaklah punah.

Mereka berada dlm keadaan hibernasi, menunggu alam semesta menjadi dingin.

Profesor Zaza Osmanov dari Free University of Tbilisi percaya bahwa pencarian kita akan tanda-tanda megastruktur alien belum dihargai.

Hal itu disebabkan karena kita hanya berfokus pada bintang, & bukan memperhatikan pulsar—bintang neutron yg berotasi dgn cepat & memancarkan geombang radio yg kuat.

Fisikawan Brian Cox pun memberikan kemungkinan lain; sebuah kisah peringatan untuk peradaban kita sendiri & jg yg lainnya.

"Mau tidak mau, pertumbuhan sains & teknik telah melampaui pengembangan keahlian politik, yg pada akhirnya menyebabkan bencana," kata Cox.

Jika kehidupan yg cerdas tanpa sadar membuat dirinya punah setelah mengalami kemajuan, ahli fisika percaya, "kita bisa mendekati posisi itu."

Baca juga Artikel - artikel menarik kami lainnya di :
(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 10.54

Selasa, 18 Juli 2017

Solid Gold Berjangka | Hastag #BlokirJokowi Jadi Trending Topik

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Kebijakan pemerintah dlm memblokir jejaring sosial Telegram menuai tanggapan negatif dari warganet.

Tanda pagar (tagar) #BlokirJokowi bahkan menjadi trending topic di media sosial Twitter sbg bentuk protes atas keputusan memblokir Telegram.



Warganet bernama Syifa Aulia Rasyiqah misalnya, ia ikut menyuarakan tagar ini karena menilai pemerintahan Jokowi telah bertindak diktator.

"Saya jg memilih untuk memblokir, Jokowi rezim kiktator, rezim represif anti Islam," tulisnya dlm akun @Syifa_Rasyiqah, Minggu (16/7).

Sementara itu netizen lain justru menyamakan gaya kepemimpinan Jokowi dgn pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yg terkenal otoriter.

"Selamat datang di Indonesia rasa Korea Utara, kebebasan dibatasi, yg kritis selalu diawasi," urainya dlm akun @andi_perantau.

Tidak hanya dari masyarakat biasa, kemunculan tagar ini jg mendapat respon dari Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Menurutnya, tagar #BlokirJokowi merupakan cara warganet untuk menolong presiden agar tidak memulai tindakan sewenang-wenang.

Selain itu, ia jg meminta Jokowi untuk berhenti berpura-pura rendah hati kepada rakyat.

"Presiden jangan berpura-pura rendah hati. Sebab salah satu yg dibongkar oleh kebebasan ini adalah kepura-puraan," tukasnya.

Telegram diblokir Kementerian Komunikasi & Informatika karena dinilai banyak mengandung konten berbau radikalisme & terorisme.

Tercatat, sekitar 700 halaman terkait konten mulai dari ajakan membuat bom hingga bergabung dgn organisasi teroris ditemukan dlm Telegram.

Sementara itu, Presiden Jokowi memastikan bahwa pemblokiran ini sudah dilakukan cermat & tidak spontan.

Tujuannya tidak lain demi menjaga keamanan negara.

"Pemerintah sudah mengamati lama & kita kan ini mementingkan keamanan, keamanan negara, keamanan masyarakat."

"Oleh sebab itu, keputusan (pemblokiran) itu dilakukan," ujarnya usai meresmikan Akademi Bela Negara (ABN) di Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (16/7).

Baca juga Artikel - artikel menarik kami lainnya di :


(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 13.13

Kamis, 13 Juli 2017

PT Solid Gold Berjangka | Baghdadi, Pemimpin ISIS Yg Menolak Mati

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Pemimpin kelompok teror ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, kembali dilaporkan tewas.

Kabar kematian ini sudah sempat beberapa kali muncul sehingga peristiwa kali ini masih mengundang pertanyaan.



Laporan ini berasal dari kelompok pemerhati HAM yg berbasis di Inggris, Syrian Observatory for Human Rights, beberapa hari setelah pasukan Irak merebut kembali Mosul yg sudah dikuasai ISIS sejak 2014 lalu.

Kementerian Pertahanan Rusia pada Juni lalu menyatakan serangan udara pasukannya di pinggiran Raqqa, Suriah, kemungkinan turut menewaskan Baghdadi.

Amerika Serikat menyatakan tidak dapat menguatkan kabar tersebut sementara pemerintah Irak & negara-negara Barat bersikap skeptis.

Kematian Baghdadi jg beberapa kali diumumkan sebelum kejadian itu.

Di saat yg sama, Syrian Observatory for Human Rights jg mempunyai catatan yg cukup kredibel dlm melaporkan kejadian-kejadian seputar konflik Suriah.

Sementara itu, sejumlah media & akun media sosial yg terkait dgn ISIS sejauh ini masih bungkam.

Catatan Reuters, Baghdadi lahir dgn nama Ibrahim Awad al-Samarrai pada 1971 silam di Tobchi, daerah kumuh di dekat Samarra, di utara Baghdad.

Dia bergabung dgn kelompok pemberontak pada 2003 lalu, saat AS menginvasi Irak.

Saat itu, ia tertangkap oleh pasukan AS & dibebaskan setahun setelahnya karena dianggap sbg penghasut warga sipil alih-alih ancaman militer.

Baru pada 4 Juli 2014 ia menjadi pusat perhatian dunia.

Di mimbar masjid al-Nuri di Mosul, pria yg lahir dari sebuah keluarga penceramah ini mengumumkan kekhalifahan ISIS.

Ribuan orang dari seluruh dunia mendatangi Irak & Suriah untuk menjadi pasukan negara bentukannya.

Baca Juga : Kenali Modus Penipuan Internet Banking

Di puncak kekuasaannya dua tahun lalu, wilayah ISIS menaungi jutaan orang dari bagian utara Suriah melalui kota-kota kecil & desa-desa di sepanjang sungan Tigris & Euphrates hingga ke Baghdad.

Mereka mengklaim atau menginspirasi puluhan serangan teror di kota-kota besar termasuk Paris, Nice, Orlando, Manchester, London, Berlin hingga Jakarta.

Kematian Baghdadi, pria yg mendeklarasikan kekhalifahan gadungan dari sebuah masjid di Mosul pada 2014 silam, akan kembali menjadi pukulan telak bagi para militan yg kini sudah banyak kehilangan wilayahnya ini.

Amerika Serikat menjanjikan imbalan $25 juta untuk orang yg menangkapnya.

Jumlah itu samam dgn yg ditawarkan saat mereka memburu pemimpin Al-Qaidah Osama bin Laden & penerusnya, Ayman al-Zawahri.

Di Irak, ISIS melakukan sejumlah serangan termasuk bom truk pada Juli 2016 yg menewaskan 324 orang di Baghdad.

Serangan itu menjadi yg terbesar sejak era invasi AS.

"Kami punya informasi yg sudah dikonfirmasi sejumlah petinggi, termasuk salah satu perwira berkewarganegaraan Suriah di wilayah ISIS di bagian timur Deir al-Zor," kata Rami Abdulrahman, direktur Syrian Observatory for Human Rights, soal kabar kematian Baghdadi.

Namun, kabar itu hingga kini masih belum dikonfirmasi oleh pihak yg berperang.

Di Irak, Kolonel Angkatan Darat AS Ryan Dillon, juru bicara koalisi anti-ISIS yg dipimpin Amerika, mengatakan dirinya belum bisa memastikan kematian Baghdadi.

Jenderal teringgi AS di Irak pun setelah itu mengatakan masih belum ada informasi yg konkret.

"Di tengah semua laporan dari seluruh sumber yg membantu kami, saya belum bisa mengonfirmasi maupun menampik soal keberadaannya, atau apakah dia masih hidup atau tidak."

"Untuk dicatat, saya sangat berharap dia sudah mati," kata Letnan Jenderal Stephen Townsend dlm konferensi pers.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 10.57

Rabu, 12 Juli 2017

PT Solid Gold Berjangka | Kalah di Mosul, ISIS Kuasai Desa di Pinggiran Kota

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Setelah dipukul mundur dari Mosul, kelompok militan ISIS dilaporkan mulai menguasai Imam Gharbi, sebuah desa di dekat kota tempat mereka mendeklarasikan kekhalifahan mereka itu.



Seorang pejabat tentara Irak & para penduduk mengatakan, ISIS sudah menguasai sekitar 75 persen di Imam Gharbi & mengerahkan pasukan taktis gerilya.

Kabar ini tersiar setelah Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, mendeklarasikan kemenangan negaranya atas kebrutalan & terorisme di Mosul karena pasukan negaranya berhasil memukul mundur ISIS di kota tersebut pada akhir pekan lalu.

Namun, koalisi Amerika Serikat yg membantu pasukan Irak mengalahkan ISIS di Mosul, mengingatkan bahwa kemenangan ini bukan berarti akhir dari perang melawan kelompok militan itu secara keseluruhan.

"Sekarang saatnya bagi semua warga Irak bersatu untuk memastikan ISIS benar-benar dikalahkan di semua wilayah Irak & keadaan yg memungkinkan kebangkitan ISIS di Irak tak kembali lagi," ucap komandan operasi internasional anti-ISIS, Stephen Townsend.

Sementara itu, pembangunan kembali Kota Mosul & membantu warganya untuk bangkit dari keterpurukan jg menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintahan Irak.

Baca Juga : Segede Apa Gaji Karyawan Freeport?

Kemenangan atas ISIS ini memang harus dibayar dgn harga mahal.

Bukan hanya bangunan rusak, tapi jg ratusan warga sipil tewas & setengah populasi kota kabur dari rumahnya sendiri.

Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan, sejak operasi perebutan Mosul dilancarkan pasukan Irak pada Oktober lalu, sekitar 920 ribu orang mengungsi.

Sementara sebagian warga sudah kembali, nasib masyarakat lainnya masih terkatung-katung.

Sejumlah kelompok pemerhati HAM jg mengingatkan bahwa krisis kemanusiaan masih jauh dari akhir.

Amnesty International pun mendesak pembentukan satu komisi untuk menyelidiki kekerasan atas warga sipil di Mosul.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 11.17

Selasa, 11 Juli 2017

Solid Gold Berjangka | Kehancuran ISIS Bisa Jadi Bencana Bagi Indonesia

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Pasukan militan ISIS di Timur Tengah perlahan mulai menuju kehancuran.

Di satu sisi, ini jelas merupakan kemenangan bagi kemanusiaan, bukan hanya Suriah & Irak.



Namun, di sisi lain, runtuhnya kekhalifahan gadungan Abu Bakr al-Baghdadi ini jg berisiko menjadi bencana.

Didirikan pada 9 April 2013, kelompok teror ini mempunyai misi untuk mendirikan negara Islam dlm versi mereka sendiri.

Secara de facto, negara itu dapat dikatakan sudah berdiri.

Mereka mempunyai wilayah & penduduk, meski didapatkan dgn cara paksa yg brutal.

Belum lagi, wilayah yg mereka kuasai di akhir 2014 sempat mencapai kurang lebih 100 ribu kilometer persegi.

Gawatnya, wilayah itu dikawal oleh pasukan militan yg siap menjaga 'kedaulatannya'.

Tidak ada yg tahu pasti jumlah pasukan itu, tapi berbagai estimasi menunjukkan angka puluhan hingga ratusan ribu.

Turut dibantu oleh 'jihadis' dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, para militan itu berhadapan dgn tentara pemerintah Irak & Suriah serta sejumlah kelompok pemberontak lain yg tidak sepaham dgn ideologi brutal ISIS.

Bertempur melawan berbagai pasukan sekaligus, ditambah gempuran koalisi internasional yg dipimpin Amerika Serikat sbg respons pembunuhan wartawan James Foley, kini ISIS telah kehilangan 60 persen dari wilayah yg dikuasainya pada 2014.

Di Irak, pemerintah telah resmi menyatakan kemenangan di Mosul, kota tempat Baghdadi mendeklarasikan kekhalifahannya & memulai gerakan merebut wilayah negara tersebut.

Sementara di Suriah, pasukan koalisi telah menembus tembok Rafiqa yg melindungi Raqqa ibu kota de facto ISIS.

Meski masih ada beberapa wilayah lain yg dikuasai, sifatnya tidak terlalu signifikan.

Hilangnya dua titik kunci ini jelas menandakan kejatuhan ISIS & hancurnya kekhalifahan Abu Bakr al-Baghdadi.

Masalahnya, keruntuhan "negara" itu bukan berarti keberadaan ISIS telah berakhir.

Mereka hanya akan berubah menjadi bentuk yg baru, atau mungkin kembali ke bentuk lamanya.

Riwayat ISIS berawal dari invasi Soviet di Afghanistan 1979 silam.

Saat itu, seorang 'jihadis' bernama Abu Musab al-Zarqawi turut bertempur bersama pendiri Al-Qaidah, Osama bin Laden.

Setelah perang tersebut selesai, Al-Qaidah meneruskan misi untuk melawan dunia Barat & melancarkan serangkaian aksi teror, termasuk serangan 11 September di Amerika Serikat.

Serangan itulah yg membuat Negeri Paman Sam mengirimkan pasukannya ke Afghanistan, tempat Osama & Zarqawi menjalankan Al-Qaidah, pada 2001.

Osama melarikan diri ke Pakistan sementara Zarqawi kemudian melarikan diri ke Irak.

Sementara Osama bersembunyi, Zarqawi menjadi militan terkemuka di Irak karena bertempur dgn hebat melawan Amerika Serikat yg lagi-lagi menginvasi Timur Tengah.

Setelah kejatuhan Saddam Hussein, pada 2004, Zarqawi mendirikan Al-Qaidah di Irak (AQI) yg kemudian menjadi ISI atau Negara Islam Irak, cikal bakal ISIS.

Pada 2006, Zarqawi tewas dlm serangan udara AS & negara tersebut meninggalkan Irak pada 2011.

Di saat yg sama, gerakan Arab Spring muncul & Suriah menjadi tidak stabil menyusul tindakan opresif Bashar al-Assad terhadap para demonstran.

Saat itu, Baghdadi melanjutkan jejak Zarqawi & membawa ISI mulai memasuki Suriah untuk membantu cabang Al-Qaidah di negara tersebut, Jabhat al-Nusra.

Baca Juga : Penipuan Modus Daftar Polisi

Seiring prosesnya, ISI yg bergerak di bawah komando Baghdadi menjadi semakin kuat & berpengaruh di Suriah, hingga akhirnya berdirilah Negara Islam Irak & Suriah, kelompok yg saat ini dikenal sbg ISIS.

Setelah itu, Al-Qaidah sendiri memutuskan hubungan dgn ISIS karena kelompok tersebut dinilai terlalu sadis.

Gerombolan brutal yg kerap melakukan eksekusi massal itu pun terus berkembang hingga akhirnya mulai jatuh pada 2017.

Keruntuhan "negara" bentukan Baghdhadi ini kemungkinan besar akan direspons ISIS dgn kembali ke bentuk lamanya, melakukan serangan-serangan teror ala Al-Qaidah.

Mereka tidak akan lagi perang terbuka karena sudah tidak mempunyai pasukan yg besar & persenjataan mumpuni.

Hal ini berisiko menjadi bencana karena dlm bentuk sel kelompok teror, bukan negara, mereka akan lebih sulit dideteksi & bisa melakukan serangan di mana saja.

Tidak melawan pasukan pemerintah, mereka bisa melancarkan aksi teror terhadap warga sipil.

Celakanya lagi, serangan teror itu bisa jadi tidak hanya terjadi di Irak & Suriah.

Saat ini pun, serangkaian aksi teror atas nama ISIS sudah banyak terjadi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Mereka mungkin hanya jaringan sel kecil atau pelaku lone wolf, teroris yg bergerak dgn inisiatif sendiri atas alasan ideologis tanpa kaitan langsung dgn organisasinya.

Namun, dgn dukungan para pasukan yg kehilangan wilayah di Timur Tengah ini, ancaman yg mereka berikan bisa kian meningkat.

Meski tidak ada angka pasti, hingga 2016 lalu, diperkirakan ada 27 ribu warga asing yg bergabung dgn ISIS di Irak & Suriah.

Dari angka itu, diperkirakan ada ratusan warga Indonesia yg turut bertempur di Timur Tengah, termasuk Bahrun Naim yg diyakini mengomando serangan teror Thamrin, awal 2016 lalu.

Kehancuran ISIS di Timur Tengah bakal memaksa para pasukannya yg berhasil melarikan diri untuk kembali ke negara masing-masing.

Ditambah dgn tren serangan teror yg meningkat belakangan ini, gelombang 'mudik' teroris itu bisa jadi memperkuat jaringan di negara asal.

Belum lagi, pengalaman perang yg dibawa oleh para militan itu bisa membuat alat-alat teror semakin canggih.

Ini mirip dgn fenomena serangan teror awal 2000-an di Indonesia, di mana Bali dua kali diguncang oleh aksi bom mematikan.

Saat itu, jaringan Jamaah Islamiyah yg bertanggung jawab atas perbuatan keji itu didukung oleh para alumni perang Afghanistan.

Mereka membawa pengalamannya untuk membuat bahan peledak dlm skala besar.

Jelas, Indonesia menjadi bagian dari negara-negara yg terancam oleh risiko bencana teror lebih luas ini.

Pemerintah harus cepat tanggap.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 13.51

Senin, 10 Juli 2017

PT Solid Gold Berjangka | Irak Resmi Nyatakan Kemenangan Atas ISIS di Mosul

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Irak secara resmi menyatakan kemenangan mereka atas kelompok teroris ISIS di Mosul, Minggu (9/7) setelah pertempuran sengit selama sembilan bulan, sejak Oktober.

Kemenangan Irak tersebut menjadi kekalahan terbesar bagi ISIS, setelah mendeklarasikan kekhalifahan di Irak & Suriah, tiga tahun lalu.



Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi langsung menuju Mosul guna memberi ucapan selamat pada pasukan keamanan & jg bagi warga setempat, yg akhirnya terbebas dari cengkeraman kekejian ISIS.

Dalam foto yg dirilis secara resmi oleh pemerintah, PM Abadi terlihat mengenakan seragam tentara berwara hitam lengkap dgn topi baret.

Dia tampak menyalami pasukan keamanan yg terdiri dari polisi & tentara.

PM Abadi jg dijadwalkan memberi pidato kemenangan dalam waktu dekat.

Tentara Irak menggelar operasi perebutan kembali Mosul pada Oktober tahun lalu, & sukses mengambil alih kawasan timur kota tersebut pada Januari.

Sebulan kemudian, mereka sukses merebut bagian barat Mosul.

Kendati berhasil menguasi sebagian besar wilayah Mosul, pasukan keamanan mendapat perlawanan sengit dari militan yg membangun benteng pertahanan di Kota Tua, di bantaran Sungai Tigris yg padat penduduk.

Gempuran serangan udara yg didukung pasukan koalisi internasional, termasuk Amerika Serikat & Perancis, membuat tentara Irak bisa menembus pertahanan ISIS & akhirnya menduduki Masjid Al-Nuri & Menara Al-Hadba, dimana pemimpin ISIS Abu Bakr Al-Baghdadi menyatakan kekhalifahan pada 2014.

Pendudukan masjid bersejarah di Mosul, yg sebelumnya diledakkan ISIS pada 21 Juni, sekaligus menjadi simbol kekalahan ISIS yg kini semakin terdesak hingga ke bantaran sungai.

Adapun, melansir AFP, sebelum kedatangan PM Abadi, pasukan koalisi Irak berhasil menewaskan 30 teroris yg berusaha kabur dari Kota Tua melalui sungai.

Sebelumnya, pasukan koalisi jg sukses merebut dua kantung persembunyian terakhir ISIS di Kota Tua.

Baca Juga : Penipuan Berkedok Lowongan Kerja

Meskipun sudah menyatakan kemenangan secara resmi di Mosul, pertempuran dgn ISIS sebenarnya belum berakhir.

Pasalnya, ISIS masih menguasai beberapa wilayah di Irak, termasuk Tal Afar & Hawijah di utara & sedikit area di Provinsi Anbar.

Selain itu, ISIS jg masih menguasai beberapa wilayah di Suriah, termasuk Raqqa.

Analis memperingatkan bahwa hilangnya Mosul memang merupakan kekalahan bagi ISIS, namun belum terbilang fatal bagi kelompok teroris internasional itu.

“Perebutan kembali Mosul bukan berarti ISIS bertekuk lutut,” kata Patrick Martin, Analis Irak dari Institut Studi Perang.

“Jika pasukan keamanan tidak melakukan langkah-langkah agar kemenangan atas ISIS ini bisa dipertahankan dalam jangka panjang, maka, secara teori, ISIS bisa kembali & merebut daerah perkotaan,” tuturnya.

Adapun Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebut operasi perebutan kembali Mosul sejak Oktober membuat 915 ribu warga sipil kehilangan rumah & terpaksa mengungsi.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 14.25

Jumat, 07 Juli 2017

Solid Gold | Qatar Bergeming Soal Tuntutan, Arab Cs Pertahankan Blokade

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Negara-negara Arab menyatakan akan tetap memberlakukan blokade terhadap Qatar setelah Doha memberikan respon ‘negatif’ terhadap mereka ajukan sebelumnya.



Di sisi lain, Qatar menyerukan dialog untuk menyelesaikan sengketa, menyusul pembicaraan yg dilakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi agar semua pihak ‘melakukan negoisasi konstruktif’.

Adapun dlm pertemuan di Kairo, Menteri Luar Negeri Mesir, Arab Saudi, Bahrain & Uni Emirat Arab, menyatakan penyesalan mereka atas ‘respons negatif’ yg diberikan Qatar mengenai tuntutan tersebut.

Menlu Mesir Sameh Shoukry mengatakan respons Qatar atas blokade negara Teluk 'tidak memiliki substansi' & 'merefleksikan kurangnya pemahaman atas situasi yg terjadi'.

Pertemuan di Kairo itu dilakukan sebulan setelah empat negara itu memutus hubungan diplomatik dgn Qatar & menuding Doha memberi dukungan pada ekstremisme.

Pada pertemuan tersebut jg menlu dari empat negara memutuskan mempertahankan blokade terhadap Qatar.

“Blokade akan tetap berlaku,” kata Menlu Saudi Adel al-Jubeir dlm sebuah konferensi pers di Kairo.

Selain itu keempat negara Arab itu menyebut akan mengumumkan sanksi baru terhadap Qatar “di saat yg tepat.”

Arab Saudi & sekutu-sekutunya belum mengatakan langkah yg akan mereka ambil selanjutnya.

Namun ada kekhawatiran embargo yg lebih luas bisa merugikan ekonomi Qatar.

Lembaga pemeringkat kredit Moody's mengumumkan bahwa pihaknya mengubah pandangan terhadap Qatar menjadi negatif atas krisis tersebut.

Sementara, Menlu Uni Emirat Arab Anwar Gargash memprediksi adanya isolasi lebih jauh terhadap Qatar.

Baca Juga : Penipuan Berkedok Rekrutmen Karyawan

“Isolasi yg lebih jauh & langkah-langkah tambahan dilakukan karena Doha terus memberikan dukungan pada ekstremisme & terorisme,” kata Gargash, melalui Twitter.

Sebelumnya, pada 22 Juni, negara Arab menuntut 13 hal pada Qatar jika ingin blokade berakhir.

Beberapa diantaranya, menghentikan dukungan pada kelompok Ikhwanul Muslimin & menutup media Al-Jazeera.

Tuntutan lainnya adalah mengurangi kedekatan hubungan dgn Iran, yg merupakan rival Arab di kawasan, serta menutup basis militer Turki di Doha.

Tuntutan itu harus dipenuhi dlm waktu 10 hari & Qatar diberi waktu tambahan 48 jam untuk merespons.

Pada Senin, Qatar menjawab tuntutan tersebut.

Meskipun jawaban Qatar tidak dipublikasikan, namun Menlu Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani menyebut tuntutan tersebut “tidak realistis & tidak bisa dilakukan”.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 10.22

Kamis, 06 Juli 2017

Solid Gold Berjangka | Pentagon Akui Kecanggihan Rudal Korea Utara

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Pentagon mengakui kemajuan teknologi rudal Korea Utara.

Setelah negeri yg dipimpin Kim Jong Un itu meluncurkan percobaan misil balistik interkontinental (ICBM), Pentagon langsung meneliti rudal mereka.


Reuters memberitakan, Pentagon pun mendeskripsikan rudal itu merupakan misil tipe terbaru yg belum pernah mereka lihat sebelumnya.

Itu disampaikan juru bicara Pentagon, Kapten AL Jeff Davis.

PT Solid Gold Berjangka - Ia mengatakan, rudal ditembakkan dgn peluncur jarak jauh & ada re-entry vehicle di atasnya.

Ia sendiri mengutuk uji peluncuran rudal yg sukses itu.

Ia menyebut tindakan itu membuat publik heboh & kondisi tidak stabil.

Meski peluncuran rudal itu menghebohkan, Davis tetap meyakinkan bahwa militer Amerika Serikat tetap mampu membuat pertahanan & melindungi warganya.

Davis mengakui adanya ancaman yg mungkin timbul, tapi optimistis AS bisa mengendalikannya.

Ia memberi penekanan agar publik mengingat simulasi datangnya rudal antarbenua ICBM dari Korea Utara, bulan lalu.

Dalam latihan itu, penerima misil milik AS berhasil mengalahkan rudal yg datang dari arah Korea Utara.

Namun itu hanya simulasi.

Lagipula, saat itu Pentagon belum membayangkan seberapa berbahaya & canggih rudal terbaru dari Korea Utara yg ditembakkan Pyongyang kemarin.

Peluncuran itu berbarengan dgn perayaan hari kemerdekaan AS, 4 Juli.

Ilmuwan AS menyebut jika ditembakkan dgn sudut & ketinggian yg tepat, rudal tersebut bisa mencapai jangkauan maksimum sejauh 6700 kilometer, & menghantam Alaska.

Usai penembakan rudal Korea Utara yg dinilai sukses itu, Korea Selatan & AS langsung balik menembakkan rudal ke arah mereka sbg peringatan.

Rudal balistik ditembakkan dari jarak dekat, tepatnya dari kawasan Semenanjung Korea & jatuh di Laut Jepang.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 13.05

Selasa, 04 Juli 2017

Korut Kembali Luncurkan Misil, Jatuh di Perairan Jepang | Solid Gold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Korea Utara tetap membandel.

Kali ini, negara itu kembali meluncurkan misil dari sebuah provinsi di utara Pyongyang.



Menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, rudal itu terbang di timur Semenanjung Korea.

Misil itu diduga jatuh di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Jepang yg kira-kira berjarak 200 nautikal mil dari garis pantai.

Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Kementerian Pertahanan Jepang, Takahior Hirano.

Peluncuran misil ini datang setelah ancaman Donald Trump yg memberi batas waktu peringatan kepada Korut.

AS beserta sekutunya mulai frustrasi dgn mandeknya program untuk menghentikan aksi nekat rudal & nuklir Pyongyang.

Pada Jumat lalu Presiden Amerika Serikat Donald Trump & Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyatakan akan bekerja sama dgn Korea Selatan untuk meningkatkan tekanan terhadap Korea Utara.

Baca Juga : Modus Penipuan Berlian 20M & 59Kg Emas

Komitmen itu diutarakan langsung oleh Trump & Abe melalui sambungan telepon, serta disebarluaskan oleh pejabat pemerintah kedua negara.

Trump juga telah meminta China -- sekutu & tetangga dekat serta satu-satunya yg punya hubungan diplomatik dgn Korut -- untuk mengeluarkan pengaruhnya menghentikan program nuklir Pyongyang.

Ini adalah percobaan misil ke-11 Korea Utara tahun ini.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 11.13

Senin, 03 Juli 2017

'Wonder Woman' Film Perempuan Tersukses | Solid Gold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Wonder Woman benar-benar menuai sukses.

Ia baru saja didapuk sbg film live-action paling laris yg pernah dirilis & disutradarai seorang perempuan.



Mengutip NME, film itu meraup US$653,9 juta atau Rp8,7 triliun dari box office dunia.

Dengan angka seperti itu, Wonder Woman telah mengalahkan pemegang rekor sebelumnya untuk film dgn sutradara perempuan paling laris.

Film itu adalah Mamma Mia, yg disutradarai Phyllida Lloyd & dirilis pada 2008.

Mamma Mia menghasilkan US$609,8 juta.

Sebelumnya, di bawah Mamma Mia ada Fifty Shades of Grey, yg disutradarai Sam Taylor-Johnson.

Meski berakhir dgn kritik & Taylor-Johnson hengkang setelah berkonflik dgn penulisnya, EL James, film 2015 itu menghasilkan US$85,2 juta di pekan pertama.

Bukan hanya Wonder Woman yg mendapat pujian.

Jenkins sbg sutradara jg dielu-elukan.

Anak-anak bahkan menganggap film yg dibintangi Gal Gadot itu menginspirasi.

Nama Gadot sendiri jg meroket.

Baca Juga : Penipuan Aksi Galang Dana Untuk Panti Asuhan

Meski disebut-sebut hanya dibayar US$200 ribu, termasuk rendah untuk aktris besar di film pahlawan super, banyak yg memuji akting & kecantikannya.

Gadot bahkan tengah bersaing menjadi wanita tercantik dunia.

Ini merupakan kali ke-dua aktris asal Israel itu memainkan Wonder Woman.

Sebelumnya, Gadot sudah tampil dgn kostum seksinya dlm film Batman v Superman: Dawn of Justice.

Setelah punya film lepas sendiri, Gadot akan kembali tampil di Justice League.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Posted By risetkitasg 13.17

Rabu, 07 Juni 2017

Theresa May Ancam Ganti UU HAM jika Menghalangi Upaya Pemberantasan Teroris

Solid Gold - Perdana Menteri Inggris Theresa May mengancam takkan segan-segan mengganti Undang-Undang Hak Asasi Manusia (HAM). Jika peraturan tersebut menghalangi upaya pemerintah untuk memerangi teroris.

Isu keamanan memang menjadi bola panas jelang pemilihan parlemen di Inggris. Tiga serangan teroris dalam sebulan bagi May sudah cukup. Bom di Manchester, penabrakan brutal di Jembatan London dan penusukan di Pasar Borough, ia pastikan tidak boleh terulang lagi.
Untuk meningkatkan kualitas keamanan nasional, suksesor David Cameron itu meyakinkan ada kebijakan yang perlu diubah. Meski begitu, saat ini dia belum menyiapkan rancangan kebijakan yang spesifik terkait pemberantasan terorisme. Khususnya mengenai lama masa hukuman yang setimpal untuk para terdakwa terorisme.

“Saya bermaksud membuatnya lebih mudah bagi pihak berwenang mengusir tersangka teroris asing kembali ke negara asal mereka,” terang May kepada para aktivis di Slough pada Selasa 6 Juni 2017 sore waktu setempat, seperti dilansir dari BBC, Rabu (7/6/2017).

Selain itu, May sedang memikirkan RUU yang bisa mempersempit kebebasan akses dan pergerakan para teroris tersebut di negaranya. Bagaimana penegak hukum dan intelijen ke depannya bisa meningkatkan pengawasan.

“Bahkan ketika kita sudah pegang cukup bukti kalau mereka adalah ancaman, tetapi belum ada bukti untuk membawanya ke pengadilan. Itu juga harus dipikirkan,” papar May.

Oleh karena itu, dia menegaskan, “jika UU HAM kita menghalangi upaya itu, maka akan kita ubah hukum itu agar kita bisa melakukannya.”

Dalam wawancara khusus dengan The Sun, May pernah mengatakan bahwa dia juga sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang masa penahanan pelaku tanpa dakwaan menjadi 28 hari. Aturan masa penahanan itu pada 2011 sudah diubah menjadi 14 hari saja.

“Maksud kami di sini adalah, jika ada kemungkinan dan situasinya membutuhkan untuk mengubah aturan itu, maka kami akan mengubahnya,” tukas dia.

Untuk merampungkan usulan kebijakan terkait terorisme ini, May akan mendengar saran dari para polisi dan penanggung jawab keamanan lainnya dulu. Menurutnya, itulah yang penting untuk dilakukan sekarang.

Solid Gold
PT Solid Gold Berjangka

Posted By risetkitasg 14.46